Senin, 04 Januari 2010

MENGGUNAKAN - MENGELOLA AQAL


Semua orang akan menyatakan diri sanggup menggunakan aqalnya dan tentu akan tersinggung jika ada yang berkata  tak menggunakan aqal ,  namun sebaliknya jika ada pertanyaan ; sudah tertibkah anda menggunakan Aqal  ?
Sulit untuk segera dapat menjawab karena kita tak pernah mendapatkan pelajaran bagaimana mengenal Aqal yang sesungguhnya  dan kalau ada itu materinya tentu berasal dari luar pelajaran agama..
Dalam tehnik sholat hal tersebut perlu disampaikan atau di-ingatkan kembali agar kesalahan yang telah turun temurun dapat dikurangi , menggunakan aqal adalah syarat ibadah sebagaimana ketetapan ilahi , selama ini pengertian menggunakan aqal diplintir dipermudah menjadi " berakal" atau sehat tidak gila  padahal lebih gila lagi kalau orang sehat beribadah tanpa menggunakan ( mengetahui ) aqal.

Apa sebenarnya Aqal itu hingga secara langsung dapat digunakan ?:

Dalam definisi tehnik sholat/ibadah ini  :
Aqal adalah kemufakatan atau penyatuan kerja dari segenap jaringan yang ada dibalik fungsi anatomis otak.
Jaringan Aqal terbentuk dari sentralisasi dasar jaringan kerja yang meliputi , serebum kiri , serebum kanan, depan dan belakang ( memori ).

I (ilmu) ada di serebum kiri keberadaannya diukur dengan IQ
R ( Rasio ) ada di serebum kanan keberadaannya diukur dengan perasaan.
M ( memori ) ada di otak belakang keberadaanya diukur dengan Ingatan.
P ( power ) ada di balik kening keberadaanya diukur dengan konsentrasi.

Berapa besaran nilai tiap unsurnya :
Merujuk pada rumus yang tersimpan dalam Al Qur'an masing masing memiliki besaran nilai 7 ( tujuh )
Sebagaimana di iktibarkan pada binatang lebah ( tawon madu ) maka ke tujuh tingkatan itu terdiri :
1. Ratu
2. Penasehat
3. Pengawas
4.Perencana
5. Pelaksana ( pengatur kerja )
6.Tentara / pelindung kerja.
7. Pekerja.

1. Pada lebah pekerja ada 2 golongan :
a. Pekerja luar bertugas mencari sponsor dari tanaman - bunga.
b. Pekerja dalam bertugas membangun sarang.

2. Lebah pelindung adalah prajurit yang menjaga sarang dan menjaga pekerja.
3. Pelaksana mengatur pembagian tugas bagi tentara dan pekerja.
4. Perencana  memberikan design kerja kepada pelaksana sebagai dasar  pembangunan sarang..
5. Pengawas membantu perencana dan pelaksana dalam menyelesaikan pekerjaannya.
6. Penasehat adalah memberikan arahan kepada bawahan dalam rangka melindungi keamanan  ratu.
7. Ratu sebagai pemimpin tertinggi komunitas sarang dan lebahnya.

Semua itu adalah  skema  kerja dari Jaringan yang juga berlaku di dalam 4 bagian Aqal.
Bersatunya 4 ratu dari empat arah yang berbeda membentuk  4 sisi dinding  Ka'bah diri.

Pada sholat menghadapkan wajah adalah :
Ka'bah diri berhadap pada Ka'bah semesta di Makah al Mukaramah.

Semasa rasululloh saw dahulu menyatukan ke 4 ratu ( bertauhid ) memerlukan waktu 13 ( tiga belas ) tahun .
Ekspresinya adalah adanya wujud ke 4 sahabat utama rasululloh saw. yang namanya kita kenal dengan  Abu bakar ra , Umar ra , Ali kwa  dan Usman ra.

--------------------------------------------------------
Rumusan , uraian diatas adalah asli dan baru pertama dituliskan , jika ada yang kurang jelas atau menyangsikan silakan hubungi  penulis  : Hp 0882 6165 4984..
---------------------------------------------------------------










Tidak ada komentar:

Posting Komentar

banner